Faktor Resiko Stroke Hemorragic Pada Pasien Usia Produktif

  • Hendri Budi Poltekkes Kemenkes Padang
  • Idrawati Bahar Poltekkes Kemenkes Padang
Keywords: Faktor resiko, stroke hemorragic, tekanan intrakranial

Abstract

Kematian akibat stroke pada usia 45 – 54 tahun di perkotaan sebesar 15,9% sedangkan di pedesaan 11,5%. Hal ini menunjukkan stroke menyerang usia produktif. Pasien dengan stroke hemorragic dapat menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial yang jika tidak ditanggulngi dapat menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang menyebabkan stroke hemorrhagic pada pasien usia produktif di RSSN Bukittinggi.Penelitian bersifat deskriptif dengan disain penelitian survey. Penelitian dilakukan di RSSN Bukittinggi pada bulan April s.d Oktober 2015. Populasi penelitian yaitu seluruh pasien stroke yang dirawat di RSSN Bukittinggi. Sampel berjumlah 24 orang diperoleh secara purposive sampling. Pengumpulan data secara studi dokumentasi. Data diolah secara komputerisasi dan dianalisa dengan cara statistik deskriptif distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stroke hemorragic lebih banyak pada  pasien yang berusia  51 – 55 tahun yaitu 37,5%, namun pada usia antara 31 – 35 tahun terjadi stroke hemorrhagic sebesar 4,2%. Faktor resiko terbanyak yaitu riwayat hipertensi (95,8%), kemudian pola makan banyak lemak (87,5%) dan disusul dengan kurang olah raga yaitu 79,2%.Disarankan kepada perawat agar melaksanakan pendidikan kesehatan tentang pengontrolan faktor resiko stroke hemorrhagic kepada pasien dan keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aulia dkk, (2008). Gaya Hidup dan Penyakit Modern. Yogyakarta : Kanisius
Depkes RI. (2011). Standar Pelayanan Unit Stroke. Jakarta : Depkes RI.
Dodik Herusetyawan, (2010), Stroke Menyerang Usia 18-45 Tahun, diperoleh dari http://dodik-hs.blogspot.co.id/2010/12/stroke-menyerang-usia-18-45-tahun.html pada tanggal 20 Oktober 2015.
Dourman. (2013). Waspadai Stroke Usia Muda. Jakarta : Cerdas Sehat
Feigin, V. (2006). Stroke : Panduan bergambar tentang pencegahan dan pemulihan stroke. Jakarta: PT. Buana ilmu popular
Januar Sitorus Rico, (2008), Faktor-Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kejadian Stroke Pada Usia Muda Kurang Dari 40 Tahun (Studi Kasus Di Rumah Sakit Di Kota Semarang). Jurnal Epidemiologi . (Unpublished), diperoleh dari http://eprints.undip.ac.id/6482/ pada tanggal 20 Oktober 2015.
Misbach&Halim. (2006), Stroke mengancam usia muda., diperoleh dari http://www.medicastore.com/stroke/#tiga, pada tanggal 20 Oktober 2015.
Price, S., & Wilson, L., (2006). Patofisiologis. Konsep klinis proses-proses penyakit. Edisi ke 6. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Purwaningtiyas, ‎(2014), Hubungan antara Gaya Hidup dengan Kejadian Stroke Pada Usia Muda di RSUD Dr. Moewardi Surakarta, diperoleh dari http://eprints.ums.ac.id/32390/2/BAB%20I.pdf) pada tanggal 20 Oktober 2015.
Rasyid, et al., (2007). Unit Stroke. Manajemen Stroke Secara Komprehensif. Jakarta :Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Smeltzer, C.S., et al. (2008). Brunner & suddarth’s texbook of medical-surgical nursing. (11 th ed). Philadelphia: Lippincott and Wilkins.
Stroke center, (2007). Population stoke in the world, http://www.strokecenter.org/patients/stats.htm, diperoleh tanggal 2 Juni 2015
Published
2017-12-28