Hubungan Pengetahuan Ibu terhadap Pemberian Imunisasi Campak pada BADUTA
Abstract
ABSTRACTMeasles is a highly contagious infectious disease that can cause serious complications and death, particularly in children under five years old. Immunization is the primary preventive measure; however, measles immunization coverage in Indonesia remains below the World Health Organization (WHO) target of 95%. In the working area of Padang Luar Public Health Center, measles immunization coverage is only 33.03%, with maternal knowledge identified as one contributing factor. This study aimed to determine the relationship between maternal knowledge and measles immunization among infants aged 9–24 months in Nagari Sungai Tanang, the working area of Padang Luar Public Health Center, Agam Regency, in 2025. A descriptive analytic study with a cross-sectional approach was conducted involving 45 mothers of infants selected through total sampling. Data were collected using questionnaires and documentation and analyzed using the chi-square test. The results showed that 64.4% of mothers had good knowledge, while 42.2% had immunized their infants against measles. Statistical analysis indicated a significant relationship between maternal knowledge and measles immunization (p = 0.000). In conclusion, maternal knowledge is significantly associated with measles immunization. Continuous education and health promotion are needed to improve maternal understanding and increase immunization coverage to prevent measles complications.
Keywords: Keywords: maternal knowledge, mothers of under-two children, measles immunization
ABSTRAKCampak merupakan penyakit infeksi menular yang berbahaya dan dapat menyebabkan komplikasi serius hingga kematian, terutama pada anak usia di bawah lima tahun. Imunisasi merupakan upaya pencegahan utama, namun cakupan imunisasi campak di Indonesia masih berada di bawah target World Health Organization (WHO) sebesar 95%. Di wilayah kerja Puskesmas Padang Luar, cakupan imunisasi campak hanya mencapai 33,03%, dengan tingkat pengetahuan ibu sebagai salah satu faktor yang memengaruhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi campak pada bayi usia 9–24 bulan di Nagari Sungai Tanang Wilayah Kerja Puskesmas Padang Luar Kabupaten Agam Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 45 ibu baduta yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 64,4% ibu memiliki pengetahuan baik dan 42,2% memberikan imunisasi campak pada bayinya. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dan pemberian imunisasi campak (p = 0,000). Disimpulkan bahwa pengetahuan ibu berhubungan signifikan dengan pemberian imunisasi campak, sehingga diperlukan edukasi dan penyuluhan berkelanjutan untuk meningkatkan cakupan imunisasi dan mencegah komplikasi akibat campak.
Kata kunci: pengetahuan ibu; ibu baduta; imunisasi campak
Downloads
References
World Health Organization. Measles Fact Sheet. Geneva: WHO; 2024.
World Health Organization. Measles and Rubella Strategic Framework 2021–2030. Geneva: WHO; 2021.
United Nations Children's Fund. The State of the World's Children 2023: For Every Child, Vaccination. New York: UNICEF; 2023.
World Health Organization. Behavioural and Social Drivers of Vaccination: Tools and Practical Guidance for Achieving High Uptake. Geneva: WHO; 2022.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2024.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Buku Saku Imunisasi Rutin pada Masa Pandemi COVID-19. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2021.
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat. Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2023. Padang: Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat; 2024.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Penyelenggaraan Imunisasi. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2021.
World Health Organization. Immunization Coverage: Key Facts. Geneva: WHO; 2024.
Tribakti I, Nelwetis, Noflidaputri R, et al. Vaksin dan Imunisasi. Jakarta: Global Eksekutif Teknologi; 2023.
Wartisa F, Meiriza W. Hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi campak dengan pencapaian target imunisasi campak. Pros Semin Kesehat Perintis. 2018;1(2):1–7.
Hamzah H, Hendrati LY. Kasus campak menurut status imunisasi di Indonesia tahun 2018–2020. J Ilm Permas. 2023;13(1):1–8.
Lestari N, Siyam N. Status imunisasi campak (MR1) pada masa pandemi COVID-19. HIGEIA J Public Health Res Dev. 2023;7(1):112–122.
Mudia Sari U, Zethira TA, Pramesti CD, Khairunnisa K, Azzahro HQ. Rapid assessment cakupan imunisasi campak di wilayah kerja Puskesmas Kedungwaru Tulungagung. J Promotif Preventif. 2024;7(2):266–274.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Copyright Notice
Pernyataan Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal Bidan Mandiri, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Bidan Mandiri dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons CC BY-NC-SA 4.0.
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Bidan Mandiri sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA-4.0).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Bidan Mandiri.
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal Bidan Mandiri tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.
Lisensi :
Jurnal Bidan Mandiri diterbitkan berdasarkan ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk :
Menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun serta menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan, bahkan untuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.








