Pendampingan Penerapan Keamanan Pangan pada Rumah Makan Ampera di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang
Abstract
Food safety is a critical aspect in the culinary industry, especially for restaurants that serve the community daily. Ampera Restaurant in Nanggalo, Padang City, faces challenges in maintaining food safety standards, including raw material management, personal hygiene, kitchen sanitation, and the implementation of balanced nutrition in the menu. This community service activity aimed to improve the knowledge, skills, and awareness of restaurant owners and staff regarding food safety practices while supporting the preparation for the Hygiene Sanitation Feasibility Certificate (SLHS). The program was carried out through socialization, development of educational modules, counseling, practical hygiene application, monitoring and evaluation, and SLHS guidance. Knowledge evaluation using pre-test and post-test showed an increase in the average score from 60 to 75. Investments provided to partners included educational modules, personal hygiene kits, and stainless-steel equipment to support safe food handling practices. Students actively participated in module preparation, counseling, monitoring, evaluation, and mentoring, providing practical field experience and enhancing the program’s effectiveness. The results indicated improved understanding and readiness of the restaurant to apply food safety and balanced nutrition standards. This initiative is expected to enhance food service quality, protect consumer health, and support the sustainability of restaurant operations in Nanggalo, Padang City.
References
Farida, M. K., Setyosari, P., & Aulia, F. (2024). Analisis Keterlibatan Mahasiswa Dalam Pembelajaran Berbasis Proyek.
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 7(3), 172. https://doi.org/10.17977/um038v7i32024p172
Gardner, B., Lally, P., & Wardle, J. (2012). Making health habitual: the psychology of “habit-formation” and general practice. The British Journal of General Practice : The Journal of the Royal College of General Practitioners, 62(605), 664–666. https://doi.org/10.3399/bjgp12X659466
Gorman, R., Bloomfield, S., & Adley, C. C. (2002). A study of cross-contamination of food-borne pathogens in the domestic kitchen in the Republic of Ireland. International Journal of Food Microbiology, 76(1–2), 143–150. https://doi.org/10.1016/S0168-1605(02)00028-4
Hamzah, S., Hikma Saleh, S. N., & B, H. (2022). Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Hipertensi Melalui Metode Penyuluhan. Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK), 3(2), 7–13. https://doi.org/10.52841/jpmk.v3i2.234
Hassan, A., Khan, M. K. I., Fordos, S., Hasan, A., Khalid, S., Naeem, M. Z., & Usman, A. (2024). Emerging Foodborne Pathogens: Challenges and Strategies for Ensuring Food Safety. Biology and Life Sciences Forum, 31(1). https://doi.org/10.3390/ECM2023-16596
Islam, S., Tanjia, N., Mitra, A. K., Hossain, A., Jasika, M. T., Suhi, S. S., & Hossain, S. J. (2024). Inadequate food safety knowledge and hygiene practices among street food vendors in Dhaka, Bangladesh. Scientific Reports, 14(1), 17349. https://doi.org/10.1038/s41598-024-68099-y
Jumiyati, N., A, N. S., & Margawati, A. (2014). Pengaruh Modul Terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap Dan Praktek Kader Dalam Upaya Pemberian Asi Eksklusif. Gizi Indonesia, 37(1), 19. https://doi.org/10.36457/gizindo.v37i1.147
Lyndon. (2014). Jurnal Pendidikan Kesehatan dan. Jurnal Pendidikan Kesehatan Dan Rekreasi UNIMA, 4(1), 84–100.
Ma, X., Bo, L., & Zhou, X. (2024). Knowledge, attitude, and practice toward foodborne disease among Chinese college students: a cross-sectional survey. Frontiers in Public Health, 12, 1435486. https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1435486
Mainardi, P., & Bidoia, E. (2024). Food safety management: preventive strategies and control of pathogenic microorganisms in food. 14, 13–32. https://doi.org/10.5281/zenodo.10724672
Ncube, F., Kanda, A., Chijokwe, M., Mabaya, G., & Nyamugure, T. (2020). Food safety knowledge, attitudes and practices of restaurant food handlers in a lower-middle-income country. Food Science & Nutrition, 8(3), 1677–1687. https://doi.org/10.1002/fsn3.1454
Rickamer Hoover, E., Masters, M., Johnson, J., McKelvey, W., Hedeen, N., Ripley, D., & Brown, L. (2023). Restaurant and Staff Characteristics Related to Practices that Could Contribute to Cross-Contamination. Journal of Food Protection, 86(12), 100182. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jfp.2023.100182
Sari, K., Gunung, B., & Lampung, B. (2025). Pelatihan dan Pendampingan Manajemen Wisata Budaya pada. 6(2), 282–293.
Syahidah, N., Rahmawati, R., & Noraida, N. (2024). The Relationship Between Equipment Hygiene and Sanitation and the Bacteriological Quality of Drinking Water in Refill Drinking Water Depots in North Banjarmasin District. Global Health & Environmental Perspectives, 1(2), 131–139. https://doi.org/10.61848/ghep.v1i2.60
Zaitun. (2024). Culinary Hygiene and Sanitation: A Systematic Literature Review. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(8), 598–605. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i8.8307

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Copyright Notice
Pernyataan Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat Mandiri, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat Mandiri dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons CC BY-NC-SA 4.0.
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat Mandiri sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA-4.0).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat Mandiri.
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini.Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat Mandiri tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.
Lisensi :
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat Mandiri diterbitkan berdasarkan ketentuan Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk :
Menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun serta menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan, bahkan untuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.







